
Kemenangan Atletico Madrid 2-1 Atas Real Madrid Di Derby Madrid
Kemenangan Atletico Madrid berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 dalam Derby Madrid di Metropolitano. Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, dalam lanjutan LaLiga musim 2026/27. Kemenangan ini membawa Atlético naik ke posisi kedua klasemen dengan koleksi 16 poin.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain hati-hati sambil berusaha menemukan ruang di lini pertahanan lawan. Namun, peluang berbahaya belum banyak tercipta hingga pertandingan melewati menit ke-30. Setelah itu, duel mulai berlangsung lebih keras dan sejumlah insiden membuat suasana semakin panas.
Pada menit ke-35, Jude Bellingham terlibat duel dengan bek Atlético, Cristian Romero. Romero mengenai lutut Bellingham dengan sepatu ketika keduanya berebut bola. Wasit Miguel Ángel Ortiz Arias kemudian meninjau insiden tersebut melalui monitor VAR, tetapi Romero tidak mendapat kartu merah.
Selanjutnya, Atlético kembali terlibat dalam insiden kontroversial ketika Lee Kang-in melakukan tekel terhadap Federico Valverde. Kaki Lee mengenai pergelangan kaki Valverde, tetapi wasit tidak memberikan kartu merah. Sementara itu, Real Madrid tetap berusaha menjaga konsentrasi sebelum turun minum.
Kemenangan Atletico Madrid memasuki akhir babak pertama, kedua kesebelasan masih gagal memecahkan kebuntuan. Real Madrid sempat mendapatkan beberapa kesempatan melalui pergerakan pemain depannya. Akan tetapi, pertahanan Atlético mampu mempertahankan skor 0-0 hingga jeda pertandingan.
Atletico Madrid Membuka Keunggulan Melalui Alejandro Grimaldo
Atletico Madrid Membuka Keunggulan Melalui Alejandro Grimaldo memasuki babak kedua, pertandingan langsung berubah setelah Real Madrid kehilangan satu pemain. Dean Huijsen mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone di dalam area penalti. Selain kartu merah, Atlético juga mendapatkan hadiah penalti dari insiden tersebut.
Alejandro Grimaldo kemudian maju sebagai eksekutor penalti Atlético pada menit ke-53. Pemain tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dan menaklukkan Thibaut Courtois. Dengan demikian, Atlético Madrid akhirnya unggul 1-0 dalam Derby Madrid yang berlangsung sengit.
Setelah unggul, Atlético semakin percaya diri mengembangkan serangan. Sebaliknya, Real Madrid harus bermain dengan sepuluh pemain sehingga ruang gerak mereka menjadi lebih terbatas. Situasi tersebut kemudian di manfaatkan Atlético untuk memberikan tekanan tambahan kepada lini belakang lawannya.
Hanya enam menit setelah gol pembuka, Atlético kembali mencetak gol. Jonathan David memanfaatkan peluang dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 2-0. Gol tersebut membuat Atlético semakin nyaman mengendalikan pertandingan di hadapan pendukungnya.
Real Madrid kemudian mencoba merespons melalui sejumlah serangan. Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Los Blancos tetap berusaha mengejar ketertinggalan. Selain itu, Courtois juga melakukan beberapa penyelamatan untuk mencegah Atlético memperbesar keunggulan.
Di sisi lain, Atlético tetap menjaga organisasi permainan sambil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Diego Simeone meminta para pemainnya tetap tenang menghadapi tekanan Madrid. Karena itu, Atlético mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Antonio Rüdiger Perkecil Ketertinggalan Real Madrid
Antonio Rüdiger Perkecil Ketertinggalan Real Madrid Real Madrid akhirnya mendapatkan gol balasan pada menit ke-89 melalui Antonio Rüdiger. Bek asal Jerman tersebut mencetak gol melalui sundulan setelah menerima situasi bola mati. Gol itu membuat skor berubah menjadi 2-1 dan memberikan harapan bagi Madrid.
Setelah gol tersebut, Real Madrid langsung meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Para pemain Madrid mencoba memanfaatkan bola-bola panjang dan situasi bola mati. Namun, Atlético mampu bertahan dengan disiplin sepanjang waktu tambahan.
Sementara itu, Atlético masih memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan dengan serangan balik. Namun, mereka memilih menjaga struktur pertahanan sambil mengurangi ruang permainan Madrid. Strategi tersebut akhirnya berhasil hingga wasit meniup peluit panjang.
Dengan kemenangan tersebut, Atlético Madrid mengoleksi 16 poin dari tujuh pertandingan LaLiga. Mereka berada di posisi kedua dan hanya tertinggal lima poin dari Barcelona. Sementara itu, Real Madrid berada satu poin di belakang Atlético setelah kekalahan tersebut.
Kemenangan ini juga memperkuat catatan Atlético dalam persaingan Derby Madrid musim ini. Sebaliknya, Real Madrid harus menerima kekalahan setelah sempat mengawali musim dengan hasil positif. Selain itu, pertandingan tersebut menyisakan perhatian besar terhadap sejumlah keputusan wasit.
José Mourinho kemudian mempertanyakan keputusan wasit terkait dua insiden kartu merah pada babak pertama. Pernyataan tersebut merupakan pandangan Mourinho setelah pertandingan dan tidak menjadi penilaian independen. Sementara itu, Diego Simeone menekankan pentingnya ketenangan dan disiplin tim setelah kemenangan tersebut.
Pada akhirnya, Atlético Madrid mampu mempertahankan kemenangan 2-1 atas rival sekotanya. Gol Grimaldo dan Jonathan David menjadi pembeda setelah Madrid kehilangan Huijsen. Kemudian, gol Rüdiger hanya memperkecil jarak tanpa mengubah hasil akhir Derby Madrid di Metropolitano Kemenangan Atletico Madrid.